0

Miris!! Puskesmas Tolak Bantu Ambulans, Gadis Ini Meninggal di Mobil Pikap

Cerita miris tentang buruknya pelayanan kesehatan terjadi di
Tasikmalaya, Jawa Barat.

Potret miris itu diunggah pemilik akun Instagram
@green.rose141.

Dalam akun tersebut, disebutkan gadis bernama Desri Ratna
Sahara, asal Dusun Cintapada, RT03/RW03, Kecamatan Cineam, Tasikmalaya,
meninggal di dalam mobil pikap.


Sebab, keluarganya tidak mampu mampu menyewa
ambulans di puskesmas setempat.

Kabar itu pertama kali diviralkan pemilik akun
Facebook Acev Emb Leav di grup Rakyat Bersuara.

Ia mengatakan, keluarga gadis tersebut berasal
dari Cineam, Tasikmalaya.


keluarga menemani Desri yang meninggal di atas
mobil pikap

Saat itu, keluarga Desri hendak membawanya yang
sakit ginjal ke rumah sakit dengan meminjam ambulans dari puskesmas.

Namun sayang, pihak puskesmas tidak bersedia membantu. Kepala
desa kemudian berinisiatif meminjam pikap dari tetangga.


Namun ketika memasuki Kecamatan Cibeureum, Desri
meninggal dunia. Desri dalam perjalanan menuju RS dr Soekardjo, Tasikmalaya,
Sabtu (14/1/2017).


Tidak tega dengan kondisi Desri yang meninggal
dalam pikap, keluarga kemudian meminjam mobil jenazah dari sebuah rumah sakit.

Namun, permintaan itu ditolak manajemen rumah
sakit. Kalau pun bisa, keluarga Desri harus membayar uang sewa mobil jenazah.


Keluarga menemani Desri yang jasadnya telah
membujur kaku

Keluarga menemani Desri yang jasadnya telah
membujur kaku

Padahal kata Acev Emb Leav, sudah dijelaskan bila
yang memohon bantuan adalah keluarga miskin.

Akhirnya, ada anggota TNI AU yang tak tega dan
meminjamkan mobil jenazah untuk keluarga Desri.


"Akhirnya aya peduli, nyaeta anggota Danlanud
Wiradinta menang ngusahakeun mobil jenazah ti babaturanana milik yayasan. Nuhun
pak, mugia bantuan amal kasaean bapak anggota Angkatan Udara sing digentosan ku
Allah SWT, amin," tulis Acev.


Miris!! Puskesmas Tolak Bantu Ambulans, Gadis Ini Meninggal di Mobil Pikap
Miris!! Puskesmas Tolak Bantu Ambulans, Gadis Ini Meninggal di Mobil Pikap

Posting Komentar

 
Top