0

Wanita Ini Diceraikan Karena Tidak Bisa Hamil. Namun Kenyataannya Ternyata…

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Terkadang kesalahan tidak
selalu ada pada orang lain…
Kisah ini adalah sebuah tulisan dari seorang wanita…
Suami saya mengajukan surat cerai. Ketika ia mengajukan hal ini, rasanya
duniaku hancur. Pacaran selama 2 tahun, pernikahan yang memasuki usia yang
ke-5, apakah kisah cinta saya akan berakhir disini?

Saya mengakui saya bukanlah
wanita yang sempurna. Akhir-akhir ini saya sering mengabaikan penampilan saya.
Memakai baju tidur di rumah, tidak dandan ketika pergi keluar rumah, bahkan
berat badan saya lebih dari 100 kilogram. Terlebih lagi, saya tidak memiliki
anak. Dia pernah berkata, apapun yang kami alami, apakah kami akan punya anak
atau tidak, dia akan tetap mencintai saya…


Apakah dia dipecat dari pekerjaannya? Apakah ia divonis penyakit keras?
Sebenarnya apa yang terjadi… Saya meneleponnya, namun ia mematikannya. Saya
yang tidak bisa tidur semalaman, mendengar suara pintu yang terbuka pada jam 6
pagi. Saya berlari mendapati dia dan bertanya, "Kamu kenapa? Apa yang terjadi?
Aku akan tetap menemanimu seumur hidup walaupun kamu kehilangan pekerjaan ataupun
sakit."


Suami saya menjawab dengan dingin, "Saya tidak pulang kemarin malam dengan
harapan supaya kamu bisa memikirkan dengan baik apa yang akan kamu lakukan
setelah kita bercerai. Pekerjaan saya baik-baik saja, saya juga tidak sakit.
Sejujurnya, Xiao Mei hamil. Saya mau menikahinya dan membangun sebuah keluarga
yang lengkap bagi anak itu."

Xiao Mei? Anak perempuan cantik
yang baru saja lulus kuliah itu? Bukankah dia sudah memiliki pacar dan tahun
depan akan menikah?

"Dia
berpisah dengan pacarnya setelah mereka lulus kuliah. Bagaimanapun juga,
penampilan dan kecantikannya tidak bisa dibandingkan denganmu. Bagaimanapun
juga saya akan tetap memberimu bantuan keuangan. Kamu tidak bekerja. Kalau saya
tidak membantumu kamu akan kehilangan bahkan hidupmu."
Setelah saya mendengar ini saya segera menamparnya tanpa berpikir panjang. Dia
marah dan meninggalkan rumah saat itu juga…


Setelah kejadian ini, saya mengunjungi kantornya dan marah besar pada bulan
berikutnya. Dia yang marah membawa kami ke hadapan pengadilan. Akhirnya
pengadilan memutuskan supaya saya mendapat hak atas rumah yang selama ini saya
tinggali dan sejumlah besar uang. Saat hari dimana kami bercerai secara resmi,
saya sadar, bahwa ia akan kehilangan hal yang paling berharga di dalam hidupnya.


1 tahun setelah kejadian tersebut, saya mendapat pekerjaan. Saya mengenal
seorang pria baik lainnya. Ketika saya mendengar berita tentang mantan suami
saya, saya mendapat informasi bahwa kantornya memiliki masalah keuangan yang
besar. Keluarganya juga tidak harmonis

2 tahun kemudian, saya menikah
dan akhirnya hamil. Di masa kehamilan saya yang ke-5 bulan ketika saya sedang
berbelanja dengan suami saya, saya berpapasan dengan mantan suami saya.
Melihat perut saya yang besar, dia menunjukkan ekspresi wajah yang kaget pada
wajahnya. Akhirnya saya pun mengetahui akhir dari kehidupan yang ia jalani
setelah kami bercerai.
2 hari kemudian, saya mendengar berita tentang mantan suami saya dan istrinya
yang bertengkar hebat. Anak yang mereka besarkan selama ini ternyata adalah
anak dari mantan pacarnya pada saat kuliah dulu. Akhirnya mereka bercerai lagi,
sang wanita membawa pergi putranya beserta dengan setiap harta yang ada.
Sebenarnya bukan saya yang tidak bisa hamil. Suami saya yang mandul. Sebelum
kami bercerai, saya pernah menghabiskan harta saya demi menjaga harga dirinya.
2 tahun setelah kami bercerai, akhirnya saya menemukan seorang pria yang bisa
mengerti perasaan saya…

Wanita Ini Diceraikan Karena Tidak Bisa Hamil. Namun Kenyataannya Ternyata…
Wanita Ini Diceraikan Karena Tidak Bisa Hamil. Namun Kenyataannya Ternyata…

Posting Komentar

 
Top