0

Ga Nyangka Bungkusan yang Dikira Daging yang Disate Itu Ternyata " DAGING INI"

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Ketinggalan
barang tentu bikin kesal. Apalagi jika barang tertinggal itu barang yang
berharga. Nggak cuma itu pasti yang menemukannya pun bingung, jika si benda
nggak ada identitasnya.

Seperti pengalaman yang
diceritakan seorang driver ojek online bernama Panji Nugraha di grup
komunitasnya. Dilansir brilio.net dari akun Facebook pribadinya, Sabtu (29/10),
Panji mendapati plastik milik pelanggannya yang kelupaan saat ditaruh di motor
bagian depan.

Kisahnya berawal dari sini:
"Kupacu Motorku menuju Titik Penjemputan di Rumah Sakit Cengkareng," tulis
Panji membuka ceritanya. "Ibu Siti yah..?" Tanyaku pada Ibu didepan Pintu
Keluar Rumah Sakit Cengkareng. "Eh.. iya Betul, Bang Panji dari Ojek Online
yah..?" Dia balik Bertanya.

"Betul Bu, Tujuan Ke Bidara
Cina yah Bu," Ujarku sambil menyerahkan Helm padanya. "Iya Bang, Tolong Saya
Titip Kantong ini di Depan yah Bang." Si Ibu mencantolkan Kresek Plastik Hitam
di Cantolan depan Motorku. "Oh.. iya Bu, Silahkan."
Begitu percakapan Panji dengan penumpangnya yang diketahu bernama Ibu Siti.
Selesai mengantar, Panji pun langsung kembali ke basecamp berniat untuk
istirahat. Sampai di Basecamp Panji baru sadar bahwa bungkusan si ibu
tertinggal di motornya. Panji pun menceritakan kepada dua temannya bernama
Toyip dan Wawan.

"Wan.. Costomer Gue Barusan
Kelupaan Bawaannya, pas Gue Liat isinya Daging, Bagai mana yah Wan..?" Tanyaku
pada Wawan Suwarman di Basecamp.

"Masih Bagus ga tuh Dagingnya
Bang..?" Balik bertanya Wawan. "Kayanya sih Masih Seger Wan, Darahnya aja belom
Beku." Jawabku sambil membuka Kantong dan memperlihatkan isinya pada Wawan.
"Wah.. di Sate enak nih.." Berkata Toyip sambil merogoh isi Kantong Plastik,"
isi percakapan selanjutnya.

"Mau Gue Pulangin, Jauh Banget
di Bidara Cina, Orangnya juga ga Nelpon ato Sms Gue, jadi Bingung nih Gue.'
keluh Panji kepada kedua temannya. Wawan : Udah ga usah Bingung Bang, Kita Sate
aja di Mari, ga bakal tuh Orang Marah, paling Rating Loe Turun, hehehe."

Panji kemudian hanya
mengatakan, "Hmmm, ya udah Terserah Loe deh, Gue mau Pulang Tidur dulu, Mata
Gue sepet Ngantuk, semalem abis Ngalong Gue." (sambil menyerahkan Kantong
Plastik pada Wawan)

Selesai percakapan di atas,
Panji pun memutuskan untuk beristirahat. Namun saat terbangun, ia dikagetkan
dengan sms yang dia terima. Sontak saja ia langsung lari menuju kedua temannya
tersebut. Panji langsung menanyakan dimana bungkusan daging tadi? Wawan pun
menerangkan bahwa daging tersebut sudah disate.

"Tenang
Bang, masih gue sisain," ujar Wawan. Panji pun kaget dan ditambah kaget lagi
mendengar kalimat Toyip, begini kira-kira, "Enak Banget Dagingnya Ji,
Sering-sering aja ada Costomer ketinggalan Bawaan Dagingnya yah Ji, hehehe."

Belum hilang rasa kagetnya,
Panji pun memutuskan untuk memperlihatkan isi sms yang dikirim pelanggannya di
handphone kepada dua temannya itu.

"Maaf Bang, Plastik yang saya
taro di depan motor lupa saya ambil, kalau bisa tolong diantar kerumah saya
atau tolong di kubur aja, soalnya itu daging tumor mertua saya. sebelumnya
terima kasih Bang," bunyi sms terebut.

Membaca SMS tersebut, dua teman
Panji, Wawan dan Toyib langsung diam. "Wawan Langsung muntah-muntah, sedang
Toyib pingsan seketika, Begitu Mereka membaca Sms di Handphonku," tulis Panji
mengakhiri ceritanya.

Cerita Panji ini pun langsung
viral dan sudah dibagikan lebih dari 2 ribu akun. Nggak ketinggalan, para
netizen pun meninggalkan komentar beragam.

"Gokilll, bikin novel ojek
online aja om. Ada nilai jualnya tuh tulisannya,' tulis Hadi Warruyo. "Langsung
enek gue baca nya pas di ending cerita, tulis Sabyan Zulfan Manik. "Pesen atu
bang daging tapi. Dikukus sambil digoreng ya," tulis Allfin Rashiyandi.

Namun, setelah ditelusuri
cerita ini ternyata bukanlah kejadian sesungguhnya. Panji Nugraha sendiri
memang sudah dikenal suka menulis cerita pendek lucu. Tulisannya pun bukan
hanya ini saja lho.

Hal ini diketahui dari salah
satu komentar pemilik akun bernama Omie Ihromi satu komentar pemilik akun
bernama Omie Ihromi D'first. "Boleh lah bikin ketawa kemaren misteri udh part
tiga nih dari sedih takut sm lucu ayo teruskan bang panji."

Wahh, sepertinya abang ojek ini
punya bakat terpendam ya? Kembangkan Bang!!

Ga Nyangka Bungkusan yang Dikira Daging yang Disate Itu Ternyata " DAGING INI"
Ga Nyangka Bungkusan yang Dikira Daging yang Disate Itu Ternyata " DAGING INI"

Posting Komentar

 
Top