Balita Ini Tetap Bermain, Tak Sadar Orang Tuanya Meninggal
Normal
0
false
false
false
IN
X-NONE
X-NONE
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-fareast-language:EN-US;}
Setiap anak-anak memang
sangat suka bermain. Ia akan sangat senang jika mereka bermain di dekat orang
tuanya yang sangat sayang dan peduli terhadapnya. Selain sangat senang bermain,
anak-anak juga sebagai seseorang yang masih polos, tulus dan tidak mudah
menyadari dengan apa yang ada di sekitarnya. Bahkan ketika apa yang ada di
sekitarnya tersebut berbahaya atau menyakitkan baginya. Seperti yang dialami
oleh seorang anak atau balita berusia 4 tahun berikut ini.
seorang balita 4 tahun
beberapa waktu yang lalu ditemukan sedang bermain-main di dekat mayat kedua
orang tuanya di sebuah stasiun kereta di India. Menyedihkannya lagi, balita
tersebut tak pernah menyadari bahwa kedua orang tuanya telah pergi untuk
selama-lamanya. Balita laki-laki tersebut tetap bermain di dekat mayat kedua
orang tuanya dan menunggu mereka berdua bangun. Kepada polisi stasiun, balita
malang tersebut mengatakan bahwa ia akan pergi ke luar kota bersama kedua
orangtuanya saat mereka telah bangun dari tidurnya.
Sebelumnya, para penumpang
kereta di stasiun Munirabad, Koppal, Karantaka, India dimana orang tua balita
laki-laki bernama Devaraj tersebut meninggal, para penumpang lain merasa curiga
setelah melihat anak balita bermain sendiri di stasiun sementara orang tuanya
tidur di dekatnya. Orang tua tersebut telah tidur dalam waktu yang lama.
Beberapa penumpang pun memeriksa kondisi mereka dan mengetahui keduanya telah
meninggal dunia. Beberapa penumpang pun akhirnya memanggil polisi setempat
untuk melakukan pemeriksaan.
Polisi yang datang
akhirnya memastikan bahwa kedua orang tua yang diidentifikasi sebagai Iranna
Talawar (50) dan ibunya Majula Talawar (40) telah meninggal dunia. Namun
menyedihkan, meski semua orang telah tahu bahwa orang tua Devaraj telah
meninggal dunia, Devaraj tak menyadari akan hal ini. Balita 4 tahun tersebut
mengira bahwa kedua orang tuanya sedang tidur dan akan bangun nantinya. Melihat
kepolosan Devaraj, penumpang lain di stasiun dan polisi pun tak bisa
berkata-kata. Hampir semuanya meneteskan air mata karena merasa kasihan kepada
Devaraj.
Mereka dikatakan juga sempat kebingungan
bagaimana mengatakan kepada Devaraj bahwa orang tuanya telah pergi ke surga dan
tak akan bangun lagi. Beruntung, polisi berhasil menghubungi saudara keluarga
ini dan membuat Devaraj menyadari bahwa orang tuanya tak akan bangun lagi.
Mengenai kematian orang tua Devaraj sendiri, polisi masih melakukan
penyelidikan lebih lanjut. Polisi belum bisa memastikan apakah keduanya
meninggal karena bunuh diri, atau, keduanya meninggal setelah mengonsumsi
makanan yang beracun.
Seorang polisi yang turut menangani kasus
ini mengatakan,
"Kami menghubungi beberapa kerabat
mereka melalui daftar kontak di ponsel mereka. Kami masih menyelidiki kasus
ini. Apakah mereka meninggal karena bunuh diri atau meninggal karena keracunan.
Untuk anak yang malang tersebut, jika ia tidak diasuh oleh kerabat mereka
sepeninggal orang tuanya, kami akan membawanya ke Komite Perlindungan
Anak."
Ladies, apa yang dialami Devaraj sungguh
kasihan ya. Semoga, ia bisa ikhlas atas kepergian orang tuanya. Semoga pula, ia
bisa mendapatkan kehidupan yang lebih bahagia setelah kejadian ini. Kita semua
tentu berharap bahwa kisah menyedihkan dan bikin nangis ini tak pernah terjadi
lagi di manapun dan kapan pun itu.
Balita Ini Tetap Bermain, Tak Sadar Orang Tuanya Meninggal
Balita Ini Tetap Bermain, Tak Sadar Orang Tuanya Meninggal
Posting Komentar