0

Rumah Bocah Songa Nyaris Roboh, Ini Yang Akan Dilakukan Gubernur Ahok….!!

 

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Aliran bantuan
dana untuk keluarga Songa yang menempati rumah reyot yang nyaris roboh di
Plumpang, Jakarta Utara bertambah. Dana yang terkumpul hingga Jumat (16/9)
kemarin sudah mencapai lebih dari 8 juta rupiah.


Dikutip dari laman
kitabisa.com, terhitung hingga hari Jumat (16/9/2016) sore dana yang terkumpul
untuk Songa sudah mencapai Rp 8.309.373. Fotografer asal Italia Stefano Romano
yang menggagas aksi ini mengungkapkan rasa syukurnya atas atensi masyarakat
untuk membantu Songa yang semakin tinggi.


Stefano terus mengkampanyekan
gagasannya ini. Target dana yang dikejar untuk renovasi rumah Songa adalah Rp.
80.000.000.


"Terima kasih juga kepada
para donatur yang sudah menyumbang, baik via rekening bu Grace ataupun langsung
ke kitabisa. Mudah-mudahan bisa terkumpul hingga target atau ada jalan terbaik
untuk Diana dan Songa bisa mendapat rumah baru yang aman," ujar Stefano
seperti dikutip detikcom dari kitabisa.com, Sabtu (17/9/2016).


Sebelumnya, kondisi rumah
Songa sebetulnya menjadi perhatian oleh Pejabat pemkot. Wali Kota Jakarta Utara
Wahyu Haryadi juga sempat menawarkan keluarga Songa untuk pindah ke Rusun
Marunda. Namun Wahyu menyebut tawarannya tersebut ditolak oleh keluarga Songa.


Gubernur DKI Jakarta Basuki T
Purnama (Ahok) juga akan mengirimkan utusannya untuk mengecek secara langsung
bagaimana kondisi rumah Songa.


"(Saya) belum dapat
laporan, saya akan kirim staf cek ke lapangan," ujar Ahok Jumat
(16/9/2016) malam.


Pengecekan langsung ini
menurut Ahok diperlukan memastikan kondisi hunian yang ditempati Songa. Ahok
juga akan mengecek status kepemilikan rumah tersebut dan mengkaji solusi yang
bisa diberikan Pemprov DKI.


"Harus tahu (dulu)
masalahnya," sebut Ahok.

Pengecekan langsung ini
menurut Ahok diperlukan memastikan kondisi hunian yang ditempati Songa. Ahok
juga akan mengecek status kepemilikan rumah tersebut dan mengkaji solusi yang
bisa diberikan Pemprov DKI.


"Harus tahu (dulu)
masalahnya," sebut Ahok.


Songa dan keluarganya tinggal
di sebuah rumah semi permanen dengan kayu dan tambalan triplek di mana-mana.
Rumah mereka berada di kawasan Plumpang, di Jalan Perjuangan V RT 005 RW 10
Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakut.

Rumahnya yang terletak di
paling ujung gang itu terlihat miring dengan kemiringan hampir 60 derajat.
Rumah berukuran kurang lebih 6 x 3 meter itu berdiri di atas rawa.



Orangtua
Songa tak punya biaya merenovasi rumah. Keadaan ini yang menggerakan hati
Stefano mengumpulkan dana amal. 


Wali Kota Jakut Tawarkan Keluarga Songa untuk Pindah ke Rusun
Tapi Ditolak


 Wali Kota Jakarta Utara
Wahyu Haryadi langsung merespon informasi mengenai donasi fotografer Italia
terhadap keluarga bocah Songa (5) di Plumpang, Kelurahan Rawa Badak Selatan,
Koja, Jakarta Utara. Atas perintah Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok),
Wahyu langsung menurunkan tim untuk menemui keluarga tersebut.


"Jadi saya memang baca
berita, jadi tadi begitu saya dapat kabar, terus saya diberi perintah untuk
mengecek di lapangan, tadi dicek oleh Lurah Rawa Badak Selatan Kecamatan
Koja," ujar Wahyu saat dihubungi detikcom, Jumat (16/9/2016).


Tim yang dipimpin oleh lurah
Rawa Badak Selatan tersebut diterima oleh Simon (39) selaku kepala keluarga. Di
sana, tim memberikan solusi agar keluarga ini pindah ke rusun Marunda agar
mendapatkan tempat tinggal yang layak. Namun keluarga tersebut tak mau pindah.


"Pas di sana bertemu
keluarganya, ditanya karena mendapat perhatian dari pak Gubernur, bahwa
bagaimana kalau pindah ke rusun. Namun yang bersangkutan tidak mau," kata
Wahyu.


Dari laporan lurah, Wahyu
mengatakan tak begitu mengetahui alasan pasti kenapa mereka tak mau pindah ke
rusun, sementara hak-hak mereka sebagai warga Jakarta telah terpenuhi, seperti
memiliki BPJS dan KTP DKI.


"Nggak tahu (alasan
pastinya), namun bahasanya (mereka) sudah betah di sini. Jadi mohon maaf juga,
apabila nanti jadi komoditi juga enggak tahu ya alasan itu, tapi kami sudah
tawarkan kepada yang bersangkutan, namun mereka enggak mau," kata Wahyu.


"Tadi saya minta Pak
Lurah untuk menanyakan, apakah mereka sudah punya BPJS, ternyata sudah punya,
mereka juga sudah punya KTP DKI. Jadi mereka sudah bisa mendapatkan hak-haknya,
tapi mereka tidak mau pindah," sambungnya.


Dari laporan tim yang
diturunkan, Simon sekeluarga telah tinggal di rumah tersebut selama beberapa
tahun. Sebelum ini mereka pernah pindah dari rumah tersebut 2 kali, namun
akhirnya kembali lagi.


"Dia sudah beberapa tahun
tinggal di sana. Jadi pernah pindah, namun kembali lagi katanya begitu dua
kali," ucap Wahyu.


"Jadi Pak Lurah juga menyampaikan
pada yang bersangkutan, jangan sampai kami sudah tawarkan solusinya, namun di
pemberitaan tetapi jawabannya malah (dianggap) nggak ada perhatian dari
pemerintah, jangan seperti itu. Tadi sudah kami sampaikan kepada kepala
keluarganya," jelas Wali Kota.


Songa dan keluarganya tinggal
di kawasan Plumpang, tepatnya di Jalan Perjuangan V RT 005 RW 10 Kelurahan Rawa
Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Rumahnya yang terletak di paling
ujung gang itu terlihat miring dengan kemiringan hampir 60 derajat.



Seorang
fotografer Italia, Stefano Romano, berinisiatif menggalang dana melalui
kitabisa.com untuk renovasi rumah Songa. Stefano yang kini menjadi mualaf
berharap ada dermawan-dermawan di Jakarta yang mau menyisihkan dananya untuk
membangun rumah Songa. 

 


Rumah Bocah Songa Nyaris Roboh, Ini Yang Akan Dilakukan Gubernur Ahok….!!
Rumah Bocah Songa Nyaris Roboh, Ini Yang Akan Dilakukan Gubernur Ahok….!!

Posting Komentar

 
Top