Nonjok Banget…!! Begini Sindiran Pedas Bupati Batang buat Gubernur Ahok
Normal
0
false
false
false
IN
X-NONE
X-NONE
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Bupati Batang
Yoyok Riyo Sudibyo mengaku heran dengan fenomena yang ada di masyarakat
belakangan ini. Ia kemudian mencontohkan adanya masyarakat yang mengagumi
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena kebiasaannya
marah-marah.
"Dunia lagi berputar di
poros yang aneh. Jadi kayak Pak Ahok marah-marah dianggap luar biasa, dianggap
hebat," kata Yoyok dalam dialog "Menguji Penantang Ahok", di
Kompas TV, Jumat (16/9/2016).
Yoyok menyatakan kurang setuju
dengan kebiasaan yang selama ini dilakukan Ahok. Menurut dia, seorang pemimpin
tidak seharusnya memarahi anak buahnya di depan umum.
"Masa marahnya harus di
depan orang banyak. Mereka (bawahan) kan manusia," ujar Yoyok.
Menurut Yoyok, kepemimpinan
adalah seni mempengaruhi anak buah agar dapat mengikuti irama atasannya. Karena
itu, ia menilai, seorang pemimpin harus bisa mempososikan diri sebagai bapak,
teman, guru, sekaligus komandan bagi anak buahnya.
Karena itu, Yoyok menilai,
seorang pemimpin harus memiliki keahlian yang banyak dan lengkap.
"Semakin banyak
problemnya, talentanya juga harus semakin banyak," ujar Yoyok.
Menurut dia, seorang pemimpin memang sudah seharusnya menegur anak buahnya yang
melakukan kesalahan. Namun, teguran tidak harus dilakukan dengan cara yang
arogan.
"Pada saat melanggar, tidak ada ampun. Tapi tidak harus arogan. Reward dan
punishment harus diterapkan dan harus betul-betul adil," kata Yoyok.
Menurut Yoyok, sukses atau gagalnya bawahan tidak lepas dari faktor
pemimpinnya. Karena itu, ia menilai, sudah seharusnya pemimpin bertanggung
jawab apabila ada ada anak buahnya yang melakukan kesalahan.
"Mau bajingan kayak apapun, itu anak buah saya. Gagalnya anak buah saya
merupakan kebodohan saya sebagai pemimpin. Semakin banyak pelanggaran anak buah
berarti pemimpinnya yang enggak bener," ujar Yoyok.(*)
Nonjok Banget…!! Begini Sindiran Pedas Bupati Batang buat Gubernur Ahok
Nonjok Banget…!! Begini Sindiran Pedas Bupati Batang buat Gubernur Ahok
Posting Komentar