0

Lihatlah, Dinding Pembatas Yang Dibuat Oleh Israel Sudah Jadi

PEMBANGUNAN "Pagar Keamanan" yang dilakukan oleh pemerintah
Israel sudah mencapai 61 % sekarang ini. Namun orang Palestina, yang
menyebutnya sebagai "Tembok Malu" (Wall of Shame) menganggapnya sudah
selesai sejauh ini.

Pembangunan tembok itu sudah dimulai oleh Israel di Tepi Barat sejak
"Intifada Kedua" meletus pada tahun 2004. Panjangnya mencapai 438
kilometer.

Ketinggian dinding berubah dari 8 meter, menjadi 12 meter dari tempat ke
tempat. Ada kawat berduri dan menara keamanan setiap 200 meter.

Tanggal peletakan bata terakhir sendiri tidak diberitahukan, namun satu
hal yang pasti, dinding ini 15 kali lebih panjang daripada "Tembok
Berlin" di Jerman tempo hari.

Jika selesai, maka dinding ini akan mempunyai panjang 708 kilometer dan
itu akan benar-benar mengisolasi rakyat Palestina dari seluruh dunia.

Kehidupan masyarakat yang mendiami sekitar dinding telah lumpuh. Dinding
ini secara langsung membagi beberapa keluarga, membagi rumah mereka
menjadi dua dan membagi lahan pertanian mereka.

Petani Palestina yang tadinya bisa menuai panen dua kali dalam setahun, kali ini hanya akan mendapatkan satu kali saja.

Lebih dari sekadar kemiskinan, dinding pembatas ini juga membawa beberapa masalah lain dalam kehidupan rakyat Palestina.

Tempat pembuangan sampah rakyat Palestina jauh berada di sisi lain
dinding itu. Sekarang, itulah sebabnya sebagian besar wilayah Palestina
yang tersisa, ditutupi dengan sampah. Sampah itu menggunung dan
kemudian dibakar, hingga potensi penduduk keracunan sangat tinggi. 

 

islampos.com

Lihatlah, Dinding Pembatas Yang Dibuat Oleh Israel Sudah Jadi
Lihatlah, Dinding Pembatas Yang Dibuat Oleh Israel Sudah Jadi

Posting Komentar

 
Top