Pengakuan Buwas, Akui Dicopot Dari Kabareskrim Karena Bikin Gaduh..!!
Normal
0
false
false
false
IN
X-NONE
X-NONE
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso
membeberkan beberapa fakta yang terjadi dalam tubuh Polri ketika dia masih
menjadi Kepala Badan Reskrim (Bareskrim).
Dia membeberkan pencopotannya
sebagai Kabareskrim karena dianggap bikin gaduh. Kendati tidak lagi menjadi
orang nomor satu di Bareskrim, kini mantan Kapolda Gorontalo itu mengaku senang
karena mendapatkan jabatan lebih baik dari Bareskrim, yakni sebagai Kepala BNN.
"Di Kabareskrim saya
lakukan tidak boleh tebang pilih. Saya dianggap gaduh, maka saya diamankan. He
he he. Tapi tidak apa-apa, saya justru senang," ungkapnya pria yang biasa
disapa Buwas itu saat didaulat menjadi pembicara dalam sosialisasi empat pilar
MPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/9).
Setelah tidak lagi berada di Bareskrim,
alumnus Akpol 1984 itu merasa bersyukur dengan jabatannya saat ini, sebagai
Kepala BNN.
dirinya sebagai orang nomor satu di BNN, dia terlepas dari tindakan bullying
dari sejumlah pihak. Lebih dari itu, dirinya merasa diselamatkan Presiden Joko
Widodo (Jokowi). Bahkan dengan jabatan saat ini, dirinya merasa menjadi orang
pilihan.
"Saya
sampaikan, Pak (Jokowi) saya orang yang dipilih Allah. Karena hati bapak
diketuk Allah. Saya orang terpilih dan saya akan menunjukkan yang terbaik
sebagai kepala BNN," ulasnya.
Kini di BNN perannya jauh
lebih mulai di bandingkan ketika menjadi kabareskrim, yakni tidak hanya sekadar
menyelamatkan harta benda, tapi jiwa raga seseorang yang terkena dampak
peredaran narkoba.
Sebab narkoba adalah musuh
utama bangsa. Pasalnya, barang haram yang menghancurkan generasi bangsa
tersebut sudah merasuki di segala lini kehidupan bahkan pemerintahan dan
lembaga.
"TNI yang merupakan
benteng terakhir negara sudah terususupi, terkontaminasi, masuk dalam penjaringan.
BNN dan Polri sama. Oknumnya selalu sama," tuturnya.
Buwas melanjutkan, pengabdian
kepada negara bukan mencari harta dan kekayaan. Namun, menunjukkan apa yang
dilakukannya adalah benar. Yakni, untuk membenahi bangsa dan generasinya.(*)
Pengakuan Buwas, Akui Dicopot Dari Kabareskrim Karena Bikin Gaduh..!!
Pengakuan Buwas, Akui Dicopot Dari Kabareskrim Karena Bikin Gaduh..!!
Posting Komentar