0

Terungkap, Ini Dia Maksud Terselubung Romo Syafi'i Saat Tempo Hari Bacakan 'Doa Sindiran'…!!

 

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Anggota Komisi
III DPR sekaligus Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, H.R. Muhammad Syafi'i,
dengan lantang mengatakan bahwa dirinya tak setuju dengan gagasan Menteri BUMN,
Rini Soemarno, terkait rencananya melebur semua BUMN menjadi satu atau super
holding.


Politisi yang terkenal karena
membacakan 'doa sindiran' di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Rapat
Paripurna MPR/DPR lalu itu menilai, langkah Rini Soemarno tersebut, akibat
lemahnya wibawa dan kepemimpinan Jokowi dalam mengatur para pembantunya.


"Pemerintah Jokowi
pinternya cuma itu. Wali Kota (Jokowi) ngurusin negara, ya ancur," tukas
Syafi'i di Gedung Nusantara II DPR, Jakarta, beberapa waktu lalu. 



Pria yang
akrab disapa Romo Syafi'i ini pun mengaku heran dengan pemerintahan Jokowi yang
sangat berambisi memenuhi target meningkatkan pendapatan negara, dengan
cara-cara yang tidak benar.


"Karena Undang-Undang
membatasi peran pemerintah untuk bisnis. Ujung-ujungnya pemerintah main di
holding," tutup legislator asal Sumatera Utara itu.



Sebelumnya HR. Muhammad
Syafi'i mengatakan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) telah melanggar konstitusi
berat karena 
telah
mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8/2016 tentang Langkah-langkah
Penghematan Belanja Kementrian/Lembaga Dalam Rangka Pelaksanaan APBN-P 2016
yang memotong anggaran 83 kementerian/lembaga.


Adapun konstitusi yang
dilanggar adalah UU Nomor 17/2003 tentang Keuangan Negara yang mengamanatkan
Pemerintah untuk membahas pemotongan anggaran kementerian/lembaga dengan Badan
Anggaran DPR.

Oleh karenanya, Romo Syafi'i,
sapaan akrab Legislator dari Sumut I ini menegaskan, bahwa atas pelanggaran
institusi tersebut harusnya bisa menggulingkan Jokowi dari tampuk tertinggi di
negeri ini.


Namun, anak buah Prabowo
Subiyanto ini mengakui, bahwa saat ini yang lantang menyuarakan Pemerintahan
Jokowi-JK telah melanggar konstitusi hanya tinggal Partai Gerindra. Dimana
parpol yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) tidak sedikit yang sudah
bergabung dengan koalisi partai pendukung pemerintah.

Sementara
koalisi partai pemerintahan, lanjut Romo Syafi'i, sama sekali tidak pernah
memperingatkan Jokowi di saat dia melakukan pelanggaran konstitusi.


"Ya itu patut disayangkan.
Kehidupan politik harus junjung hukum. Jadi walau teman, kalau lakukan
pelanggaran hukum ya harus dikoreksi supaya nggak terjerumus lebih dalam
melakukan pelanggaran-pelanggaran. Saya menyayangkan kalau ada yang tidak
keberatan," sesalnya.


Padahal, tambah Romo Syafi'i,
pelanggaran konstitusi yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK bisa saja
menggulingkan Jokowi dari pemerintahan itu sendiri alias impeachment.


Namun dia mengakui bahwa
kekuatan Gerindra saja tidak bisa melakukan itu. Karenanya Gerindra 
menunggu pergerakan rakyat untuk menggulingkan Jokowi.


"Seharusnya, saya tetap
mengedepankan kalau nggak bisa dikoreksi lagi ya impeachment. Kalau APBN-P
terus berjalan maka sah itu pelanggaran konstitusi. Walau nyalahin konstitusi
tapi kalau yang lain diam saja setuju ya nggak bisa diapa-apain. Jadi nunggu
gerakan rakyat," tukas Romo Syafi'i.


Ternyata, kebencian yang
mendarah daging kepada Jokowi karena tak ikhlas dipinpin oleh seorang Walikota,
membuat Romo Syafii membacakan doa sindiran saat sidang paripurna kemarin.
Bahkan setelah ramai media membahas tentang doa tersebut, Romo Syafii masih tetap
melontarkan statemen – statemen pedas buat Jokowi. Hmm…bagaimana menurut anda
pernyataan Romo Syafi'i ini?

 


Terungkap, Ini Dia Maksud Terselubung Romo Syafi'i Saat Tempo Hari Bacakan 'Doa Sindiran'…!!
Terungkap, Ini Dia Maksud Terselubung Romo Syafi'i Saat Tempo Hari Bacakan 'Doa Sindiran'…!!

Posting Komentar

 
Top