Bikin Ngakak…!! Megawati 'Pukul' Tangan Ahok Saat Presscon, Wartawan pun Tertawa
Normal
0
false
false
false
IN
X-NONE
X-NONE
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)
Megawati Soekarnoputri melarang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
untuk melakukan doorstop atau wawancara dengan wartawan.
"Saya
bilang ke Pak Ahok, jangan mau kalau ada doorstop," kata Megawati dalam
jumpa pers di Blitar, Jawa Timur, Senin (10/10/2016).
Ahok yang
duduk tepat di samping Megawati hanya tertawa mendengar pernyataan itu.
Megawati
mengaku khawatir wartawan sudah menyiapkan pertanyaan – pertanyaan titipan yang
sengaja menjebak. Karena menurut Megawati Ahok suka ceplas –
ceplos. Dengan demikian, apa pun jawabannya, akan berdampak negatif
terhadap citra Ahok.
"Stop
itu enggak usah ngomong pasti titipan, nanti pernyataannya apa, yang dimasukkan
negatif terus," kata dia.
Setelah
itu, Megawati pun menyudahi keterangan persnya dan meletakkan mikrofon di meja.
Tiba-tiba Ahok yang berada di samping Megawati hendak mengambil mikrofon itu
untuk memberikan keterangan ke media.
Namun, Megawati langsung
sekejap menepis tangan Ahok. Sontak saja, Megawati, Ahok, dan seisi ruangan pun
langsung tertawa.
Seperti
diketahui, Ahok dan sejumlah bakal calon kepala daerah yang diusung PDI-P
berkunjung ke Blitar untuk ziarah ke makam Presiden pertama RI Soekarno yang
juga ayah dari Megawati.
Ahok dan
rombongan dijemput Walikota Surabaya Tri Rismaharini.
Megawati
juga bicara sejumlah alasannya. "Pak Ahok itu kan biasanya
dihadap-hadapkan dengan Risma, nah justru nanti yang menjemput itu Ibu Risma
dan teman-teman lainnya," kata Megawati.
Ketika
Megawati menjelaskan ingin mengenalkan Ahok kepada Wali Kota Surabaya itu, Ahok
yang duduk di samping Megawati tertawa. Begitu pun pengurus PDI Perjuangan yang
hadir. "Media ini kan selalu mencari bagaimana supaya beritanya bisa
panjang terus," kata Megawati.
Megawati
membeberkan alasan mengajak Ahok dan sejumlah calon kepala daerah yang diusung
PDIP berziarah adalah agar mereka benar-benar hidup dalam spirit ideologi
PDIP, yakni gotong-royong. "Memang karena dasar ideologi PDIP kerjanya
selalu gotong-royong," kata Megawati lagi.
Ziarah ke makam Bung Karno tersebut langsung dipimpin
Megawati didampingi beberapa pengurus DPP PDIP, antara lain Hasto Kristiyanto,
Achmad Basarah, Eriko Sotarduga, Komarudin Watubun, dan beberapa anggota Dewan
Perwakilan Rakyat.
Bikin Ngakak…!! Megawati 'Pukul' Tangan Ahok Saat Presscon, Wartawan pun Tertawa
Bikin Ngakak…!! Megawati 'Pukul' Tangan Ahok Saat Presscon, Wartawan pun Tertawa
Posting Komentar