0

Miris, Data TERBARU, Sebanyak 360.000 Sarjana Nganggur (Baca)

 

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-fareast-language:EN-US;}

Sebuah tamparan keras bagi
perguruan-perguruan tinggi seluruh Indonesia. Saat ini jangankan seorang dengan
lulusan tingkat Sekolah Menengah Atas, para Mahasiswa yang bergelar S1 pun saat
ini sulit mencari pekerjaan yang layak. Bahkan tak sedikit para sarjana ini
rela bekerja kasar demi mendapatkan gaji.

Harapan yang salah dari
para sarjana muda, bahwa perguruan tinggi memiliki kemampuan mencetak lulusan
yang siap kerja, hal ini malah menjadikan para sarjana ini hanya fokus pada
pencarian kerja tapi tidak berpikir bagaimana menciptakan sebuah lapangan
pekerjaan. Pasalnya, data menunjukkan saat ini banyak sarjana yang belum
mendapatkan pekerjaan alias menganggur.

Koordinator Humas
Universitas Bunda Mulia (UBM) Susi Mardiati mengatakan, berdasarkan data
terbaru menunjukkan lebih dari 400.000 lulusan sarjana S-1 menganggur. Alhasil,
kondisi tersebut menjadi tugas berat perguruan tinggi.

"Mencetak
individu berprestasi tidak mudah karena pada masa kuliah itu merupakan masa di
mana individu mencari jati dirinya, mendapatkan kebebasan untuk mengambil
keputusan, mengatur waktu, mencari relasi, hingga mempersiapkan bekal untuk
terjun ke dunia industri," tuturnya dikutip dari mediapribumi.com.

Susi mengatakan,
kampusnya merupakan perguruan tinggi swasta yang telah mencetak banyak generasi
muda berprestasi yang terbukti siap pakai di dunia industri.

Dia menambahkan,
mahasiswa berprestasi adalah individu yang siap menghadapi tantangan global dan
tuntutan dunia industri. "Prestasi dicapai dengan  pengembangan
mahasiswa sehingga dapat memacu potensi  akademik dan non-akademik
mereka," tuturnya.

UBM merupakan perguruan
tinggi swasta yang masuk ke dalam 50 Promising Indonesian Universities versi
Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN PT). UBM juga masuk PTS
Unggulan Kategori Tata Kelola dan Pembelajaran 2014 Tingkat Kopertis III DKI
Jakarta. 

Tapi bila dinilai lebih
jauh, sebenarnya kita tidak hanya mempermasalahkan bagaimana kualitas sebuah
universitas itu sendiri. Memang hal ini akan berpengaruh pada para sarjana saat
mereka lulus dan berada di dunia kerja. Namun lebih baiknya bila universitas
yang ada di Indonesia ini lebih fokus untuk pengembangan kualitas para sarjana
agar bermental wirausaha.

 


Miris, Data TERBARU, Sebanyak 360.000 Sarjana Nganggur (Baca)
Miris, Data TERBARU, Sebanyak 360.000 Sarjana Nganggur (Baca)

Posting Komentar

 
Top