Mantap……!! Di Monas, Ahok Kenalkan Pasukan Ungu untuk Tangani Orang Terlantar
Normal
0
false
false
false
IN
X-NONE
X-NONE
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Setelah pasukan oranye dan pasukan biru, Pemprov DKI kini
punya pasukan baru yaitu pasukan ungu. Pasukan ini punya tugas untuk menangani
masyarakat yang terlantar di DKI Jakarta.
Pasukan
ungu itu dikenalkan oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Monas,
Kamis (6/10/2016) malam ini. Ahok yang berangkat dari Balai Kota sekitar pukul
18.30 WIB menggunakan mobil dinas, tiba di lapangan Monas yang langsung
disambut sejumlah orang yang menamakan diri pasukan ungu.
Ahok yang
mengenakan kemeja saat berangkat itu, lebih dulu mengganti pakainnya dengan
kaos berwarna ungu. Bakal cagub DKI itu lantas berfoto-foto dengan para pasukan
ungu itu dengan latar Monas di belakangnya.
"Ini
pasukan ungu dari Dinas Sosial. Kita ingin kalau menemukan ada orang yang
terlantar, orang yang pikun jadi mereka ada pasukan sendiri. Mereka namain
pasukan ungu," kata Ahok.
Hadir
puluhan pasukan ungu di lokasi. Kaos yang dikenakan Ahok bertuliskan 'Jangan
Maklum dengan Orang Pikun'. Hadir juga warga yang sedang berjalan-jalan di
Monas.
Ahok menjelaskan, nantinya
pasukan ungu akan bertugas memberikan edukasi kepada masyarakat terkait
penyakit alzheimer. Selain itu, mereka juga akan membantu para orang tua yang
terlantar di jalanan untuk dibawa ke panti.
Setelah
bertemu dan berfoto dengan pasukan ungu, Ahok tak langsung pulang. Ia
menyempatkan diri untuk ke lapangan futsal di area Monas. Di sana Ahok sempat
mencoba mesin penghisap debu buatan perusahaan asal Jerman yaitu Karcher.
"Ini
(mesin) disumbang oleh Karcher untuk Pemprov DKI. Kalau mau bersihin lapangan
pakai mesin itu," ujar Ahok sambil menjajal mesin itu. Tampak hadir juga
perwakilan dari Karcher.
Usai
mencoba mesin, Ahok pun bergerak ke lapangan basket yang bersebelahan dengan
lapangan futsal. Ahok bertemu dengan sejumlah anak muda yang tengah bermain
basket. Ahok pun mencoba untuk bermain basket.
Setelah
mencoba beberapa kali shooting (lemparan) ke ring basket,akhirnya bola tersebut
masuk pada lemparan keempat.
"Penasaran
gue udah lama enggak main basket," ungkapnya seraya tertawa kecil.
Saat
hendak pulang, Ahok menemui beberapa petugas PPSU yang tengah bertugas di
sekitar Monas. Ia menyalami mereka dan menanyakan soal gaji yang diterima.
"Kalau
hujan, neduh ya. Nanti sakit. Nerima gaji pakai kartu ATM DKI enggak?,"
tanya Ahok ke petugas PPSU.
"Udah
pak Alhamdulillah, terima kasih," jawab salah seorang petugas PPSU. Ahok
lalu pamit meninggalkan lokasi.(*)
Mantap……!! Di Monas, Ahok Kenalkan Pasukan Ungu untuk Tangani Orang Terlantar
Mantap……!! Di Monas, Ahok Kenalkan Pasukan Ungu untuk Tangani Orang Terlantar
Posting Komentar