Petinggi Nasdem Semprot Ahmad Dhani, 'Sudah Pernah Lakukan Apa untuk Masyarakat DKI?
Normal
0
false
false
false
IN
X-NONE
X-NONE
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem, Irma Suryani, mempertanyakan
kualitas etika penyanyi Ahmad Dhani yang menyebut Partai Nasdem dan
Partai Hanura adalah pengkhianat karena mendukung Basuki Tjahaja Purnama
alias Ahok sebagai bakal calon gubernur Jakarta.
"Dhani perlu belajar politik etis dulu untuk bisa jadi politisi,
jangan cuma belajar politik praktis saja," tegas Irma Suryani, Kamis
(18/8).
Menurut Irma, Dhani harus bertanya kepada dirinya sendiri sebelum
berani bicara ke pihak lain. "Dia harusnya bertanya dulu. Sudah pernah
lakukan pendampingan pada masyarakat miskin DKI atau berikan advokasi
hukum pada masyarakat DKI? Sudah pernah nyumbang apa untuk masyarakat
yang tertimpa musibah banjir, kebakaran, dan lain-lain di DKI?" beber
Irma Suryani.
Jika belum pernah memberi bantuan atau advokasi, kata dia, sebaiknya
Dhani tidah perlu bicara siapa yang pantas dan yang tidak pantas.
"Apalagi menuduh Nasdem, Golkar dan Hanura sebagai pengkhianat," tegas
Irma.
Irma berharap Ahmad Dhani bisa belajar definisi arti kata
'pengkhianat'. Dari situ, Dhani yang dekat ke Partai Gerindra diharapkan
bisa bersaing secara sehat di Pilgub DKI Jakarta.
"Menang atau kalah itu soal biasa dalam
sebuah pertarungan pilkada.
Kalau Nasdem, Golkar dan Hanura siap menang dan siap kalah. Kami tidak
akan memburuk-burukkan siapa pun lawan Ahok. Karena kami sadar siapa pun
yang dipilih rakyat tentu yang paling baik untuk DKI Jakarta," tandas
Irma.
Sebelumnya Ahmad Dhani mengatakan pihaknya
akan membiarkan Partai
Hanura dan Nasdem mendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
(Ahok) untuk maju dalam Pilgub 2017. "Biarkan Nasdem (Nasional
Demokrat) mendukung Ahok, biarkan Hanura mendukung Ahok. Biarkan mereka,
pengkhianat-pengkhianat itu bersatu," katanya.
Sebelumnya Dhani
akan membiarkan partai Hanura dan Nasdem mendukung
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk maju kembali
dalam Pilgub 2017 mendatang.
"Biarkan Nasdem
(Nasional Demokrat) mendukung Ahok, biarkan Hanura mendukung Ahok," ujar Dhani,
saat ditemui di Kampung Aquarium, Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu
(17/8/2016).
"Biarkan mereka,
pengkhianat-pengkhianat itu bersatu," katanya. Hal tersebut ia
lakukan untuk melihat sikap dua partai pendukung Ahok tersebut ke
depannya. "Supaya ketahuan di tahun 2017 siapa yang pengkhianat, dan siapa
yang rela berkorban untuk negara dan bangsa ini," ujarnya. Pernyataan
kontroversial tersebut disampaikan saat dirinya menghadiri acara perayaan kemerdekaan RI ke-71 sekaligus menjadi Pembina
Upacara di Kampung Aquarium, Jakarta Utara, Rabu (17/8/2016).
Dalam acara
tersebut, turut hadir pula sejumlah tokoh anti Ahok lainnya yakni Ratna
Sarumpaet, Said Iqbal, Ridwan Saidi, serta Kyai Luthfi Hakim. Tidak terlihat
kehadiran mantan Menko Maritim Rizal Ramli dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang
(PBB) Yusril Ihza Mahendra.
Petinggi Nasdem Semprot Ahmad Dhani, 'Sudah Pernah Lakukan Apa untuk Masyarakat DKI?
Petinggi Nasdem Semprot Ahmad Dhani, 'Sudah Pernah Lakukan Apa untuk Masyarakat DKI?
Posting Komentar