0

CUMA GARA-GARA JAS KURANG RAPI, DIRJEN HAM GUGAT TUKANG LAUNDRY RP 210 JUTA

 

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Dirjen Hak Azasi Manusia
(HAM) Mualimin Abdi sempat menggugat seorang pemilik laundry bernama Budi Rp
210 juta. Penyebabnya, jas yang dicuci susut dan tidak rapi.

Mualimin menggugat Rp 10 juta untuk harga
jas. Sementara Rp 200 juta lagi kerugian imateril. Tidak bisa mengenakan jas
untuk acara resmi dan kenegaraan.

Budi sempat mengunggah kasus ini di media
sosial. Dia mendapat banyak dukungan.

Namun kasus yang sudah naik ke meja hijau
ini berujung damai. Akhirnya Mualimin mencabut tuntutannya. Dia tak meminta
ganti rugi apa pun. Budi pun bersyukur.

"Alhamdulilah tadi siang setelah
sidang telah tercapai perdamaian dengan Pak Dirjen dan masalahnya sudah selesai
secara kekeluargaan dan Pak Dirjen HAM tidak menuntut apa apa dan perkaranya
besok pagi sudah dicabut," kata Budi lewat akun Facebook miliknya.

 


CUMA GARA-GARA JAS KURANG RAPI, DIRJEN HAM GUGAT TUKANG LAUNDRY RP 210 JUTA
CUMA GARA-GARA JAS KURANG RAPI, DIRJEN HAM GUGAT TUKANG LAUNDRY RP 210 JUTA

Posting Komentar

 
Top