0

Setelah 'Disikat' dengan Isu SARA, Ahok Dituduh Kampanye Ditanggung Partai Komunis China

 

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Pengamat kebijakan publik Budgeting Metropolitan Watch (BMW),
Amir Hamzah, mengklaim memiliki dokumen yang berisikan bukti bahwa pasangan
petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat telah membentuk
tim pemenangan 'siluman' dengan nama Forum Komunis Muda.


"Seluruh
sumber pendanaan tim (Ahok-Djarot) ini ditanggung Partai Komunis China
(PKC)," tukas Amir dikutip dari teropongsenayan beberapa waktu lalu.


Dikatakan
Amir, tim tersebut sudah rutin menggelar pertemuan sejak Juni lalu yang
difasilitasi Staf Khusus Ahok, Sunny Tanuwidjaja.



"Dari dokumen aksara China yang saya pegang, pertemuan
tim antara lain diadakan di sebuah restoran di Mangga Besar (Jakarta
Barat)," beber Amir.

Lebih lanjut Amir menambahkan,
PKC memiliki kepentingan besar untuk memenangkan Ahok-Djarot, karena terkait
kelanjutan proyek reklamasi Teluk Jakarta dan kereta api cepat Jakarta-Bandung. 


Sebelumnya
Ahok juga dipolisikan berbagai pihak mulai dari MUI Sumsel, ACTA, dan beberapa
ormas islam terkait pernyataan Ahok tentang surat Almaidah 51. 

Saat ini di Youtube beredar video berjudul 'Ahok: Anda
Dibohongi Al-Quran Surat Al-Maidah 51'. Video tersebut tengah menjadi viral di
sosial media baik Facebook ataupun Twitter. Video yang diunggah sejak 5 Oktober
kemarin itu, banyak dilihat pengunjung jejaring sosial video tersebut.



Dalam video tersebut, Ahok terlihat mengatakan, "Bapak
Ibu ndak Bisa memilih Saya. dibohongi pake surah Al-Maidah 51 dan macem-macem
itu. Itu hak bapak ibu. Ya, jika Bapak Ibu perasaan tidak bisa pilih nih karena
saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya, ya enggak apa-apa?Karena inikan
panggilan pribadi bapak-ibu.Program ini jalan saja. Jadi, bapak ibu tak usah
merasa enggak enak dalam nuraninya enggak bisa memilih Ahok."


Juru
Bicara Timses Ahok-Djarot, Ruhut Sitompul membantah kalau Ahok menyebut Surat Al
Maidah bohong. Menurut Ruhut, ada orang yang sengaja memelintir pernyataan Ahok
untuk memainkan isu SARA.(*)

 


Setelah 'Disikat' dengan Isu SARA, Ahok Dituduh Kampanye Ditanggung Partai Komunis China
Setelah 'Disikat' dengan Isu SARA, Ahok Dituduh Kampanye Ditanggung Partai Komunis China

Posting Komentar

 
Top