0

Skakmat…!! Ahok Dihantam Isu SARA, Begini Jawaban 'Maut' Megawati Soekarnoputri

 

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku
mulai melihat gejala serius yang perlu dicermati dalam pilkada DKI Jakarta.


Ia
mengkhawatirkan penggunaan isu suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA) untuk
menghantam calon gubernur DKI yang diusung PDIP, Basuki T Purnama alias Ahok.


"Spesial
untuk DKI, saya sudah melihat ada gejala bahwa salah satu isu yang
terus-menerus ditampilkan adalah isu SARA," katanya di Bandara Halim
Perdanakusuma, Senin (10/10) sebelum berangkat ke Blitar untuk berziarah ke
makam Bung Karno.


Presiden
RI Kelima itu mengingatkan, Indonesia punya Pancasila yang mengajarkan
toleransi atas perbedaan agama dan suku. Karenanya ia mewanti-wanti ke media
agar tidak ikut mengipasi isu SARA.


"Kalau
media ikut melakukan demikian, merupakan kemunduran demokrasi Indonesia yang
berjalan sudah baik," tegasnya.


Megawati
lantas mengenang pengalaman Pemilu Presiden 2014 ketika Joko Widodo diserang
dengan isu SARA.


Ia
mengatakan, ada Tabloid Obor Rakyat yang memberitakan Jokowi -sapaan Joko
Widodo- sebagai keturunan Tionghoa dan beragama Nasrani.

Padahal Jokowi jelas-jelas
orang Jawa dan pernah berhaji.



"Konflik oleh hal yang tak berbobot tapi merugikan kita
sendiri," ucapnya seraya mengharapkan ketiga pasang calon yang bersaing
pada pilkada DKI saling adu program. 


Megawati
Soekarnoputri juga meminta kepada Basuki T Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful
Hidayat untuk lebih mengutamakan 'menjual' bukti. Apalagi keduanya merupakan
calon petahana.


Terlebih,
kata dia, dua pasangan calon lainnya yaitu Agus Yudhoyono dan Anies Baswedan
tidak memiliki pengalaman menjabat sebagai kepala daerah. 


"Dua
pasang sana katakan bisa begini begitu. Tapi kan belum ada bukti. Bukan Saya
bela Pak Ahok-Djarot. Tapi program-program Ahok-Djarot perlu ditampilkan karena
masyarakat kita perlu bukti," kata Megawati sebelum menuju makam Bung
Karno, Halim Perdanakusumah, Jakarta, Senin (10/10).

 


Skakmat…!! Ahok Dihantam Isu SARA, Begini Jawaban 'Maut' Megawati Soekarnoputri
Skakmat…!! Ahok Dihantam Isu SARA, Begini Jawaban 'Maut' Megawati Soekarnoputri

Posting Komentar

 
Top