0

Singapura yang Beli Gas dari Indonesia, Kenapa Bisa Lebih Murah? Ternyata ini Bobroknya Moral SDM

Dengan harga bahan baku (gas alam) yang wajar
dengan tingkat keekonomian yang sesuai dengan industri amoniak, maka KPI
sebagai produsen Ammonia di Indonesia, berencana untuk mengembangkan unit
bisnis seperti Soda Ash plant, Ammonium Nitrate, Caprolactam, Dry Ice plant.

"Hal ini akan menyerap banyak tenaga kerja
baik tenaga ahli maupun tenaga non ahli dari seluruh penjuru nusantara,
terlebih pada penduduk local di sekitar pabrik itu sendiri," kata Hari.

Lalu, apa sebenarnya yang membuat harga gas
dalam negeri begitu mahal?

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Syamsir
Abduh mengatakan, mahalnya harga gas di Indonesia disebabkan karena rumit dan
panjangnya mata rantai perdagangan gas.
 (red. calo)

"Mata rantai terlalu panjang. Lima tingkat
misalnya trader pertama, kedua dan seterusnya itu terlalu panjang,"
katanya dalam diskusi energi kita di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (18/9).

Anggota Komisi VII DPR RI, Kurtubi mengatakan,
tingginya harga gas karena banyak trader atau penjual gas yang tidak memiliki
fasilitas penyaluran seperti pipa gas.

"Saran saya langkah pertama menghilangkan
titik titik inefisiensi terdapat trader yang punya infrastruktur atau yang
hanya modal dengkul. Siapa pun orangnya harus dihapus dalam sistem keuntungan
yang mereka serap jangan merugikan rakyat, merugikan kalangan industri,"
katanya.

Selanjutnya, Ekonom UI Faisal Basri mengatakan,
pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 40 tahun 2016
tentang penetapan harga gas bumi. Akan tetapi, Perpres itu menimbulkan banyak
masalah baru. Perpres menetapkan penurunan harga gas yang berlaku surut sejak
Januari 2016.

Menurutnya, permasalahan harga gas ini
disebabkan banyaknya pemburu rente gas atau trader bermodal kertas. Bahkan, dia
memperkirakan terdapat 60 trader gas atau calo gas yang berbisnis tanpa
memiliki infrastruktur gas bumi.

"Bertahun-tahun praktik bisnis gas
tidak sehat tanpa penyelesaian yang menohok ke akar masalah. Salah satu akar
masalah utama adalah bisnis gas dijadikan bancakan oleh para pemburu
rente,"
 
ujar Faisal
seperti dikutip dari blog pribadinya di Jakarta, Jumat (2/9).

Selain itu, dia menduga mahalnya harga gas di
Indonesia lantaran perusahaan pemasok gas tak langsung menjual ke pembeli
utama. Hal ini pernah terjadi di anak usaha Pertamina, PT Pertamina Gas
(Pertagas).

Saat ini, Jokowi langsung turun tangan untuk
menurunkan harga gas dalam negeri.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar harga
gas untuk Industri dalam negeri ditekan hingga menyentuh ke angka USD 5 atau
USD 6 per MMbtu ( Million Metric British Thermal Unit). Saat ini, harga gas
industri berada pada angka USD 9,5 per per MMbtu.

"Saya minta dilakukan langkah kongkret agar
harga gas kita lebih kompetitif. Saya kemarin hitung-hitungan, ketemunya saya
kira antara USD 5 sampai USD 6," ungkap Presiden saat memberikan pengantar
dalam rapat terbatas (ratas) penetapan harga gas untuk industri di Kantor
Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (4/10).

"Kalau enggak angkanya itu, enggak usah
dihitung saja," tegas Presiden.

Jokowi menuturkan harga gas untuk industri di
Indonesia merupakan yang tertinggi se-ASEAN. Contohnya, negara Vietnam
menetapkan harga gas untuk industri pada angka USD 7, Singapura pada angka USD
4.

"Padahal negara kita mempunyai potensi
cadangan gas bumi yang cukup banyak, sangat banyak. Dan sebaliknya
negara-negara tersebut baik Vietnam, Malaysia, Singapura ini dapat
dikategorikan mengimpor gas bumi," ujar dia.

Oleh karena itu, Presiden menekankan,
kementerian terkait harus segera membenahi harga gas untuk industri. Harga gas
tersebut harus bisa memberikan implikasi pada daya saing industri secara
global.

"Kita ingin di era kompetisi ini
produk-produk kita bisa dan mampu bersaing dengan negara lain. Untuk itu, kita
perlu memperkuat kembali industri kita bukan hanya semakin membuat produktif
tetapi juga harus bisa berdaya saing, yang tangguh, yang juga kita ingin
industri kita bisa ikut mensejahterakan rakyat," tandasnya.

Singapura yang Beli Gas dari Indonesia, Kenapa Bisa Lebih Murah? Ternyata ini Bobroknya Moral SDM
Singapura yang Beli Gas dari Indonesia, Kenapa Bisa Lebih Murah? Ternyata ini Bobroknya Moral SDM

Posting Komentar

 
Top