Memanas….!! Ketua MUI Tuntut Ahok Untuk Perjelas Permintaan Maafnya
Normal
0
false
false
false
IN
X-NONE
X-NONE
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-fareast-language:EN-US;}
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Maruf Amin,
meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memperjelas
maksud permintaan maaf terkait perkataannya mengenai Al Quran Surat Al Maidah
ayat 51.
"Maksudnya
(Ahok) minta maaf atas kesalahannya dia atau minta maaf karena telah
menimbulkan kegaduhan tetapi tidak merasa bersalah. Hal itu yang perlu
diperhatikan dan diperjelas," kata Maruf ditemui di Gedung MUI, Jakarta,
Rabu (12/10).
Dia
mengatakan, permintaan maaf yang telah disampaikan Ahok tersebut tidak kemudian
menghentikan tindak lanjut pemeriksaan kepolisian mengenai laporan dugaan
pelanggaran Pasal 156 ayat a KUHP tentang Penistaan Agama.
"Kalau orang minta maaf,
kita biasanya akan memaafkannya. Tetapi terkait kasus ini, proses hukumnya
tetap jalan karena ini masalah yang menyangkut umum," kata Maruf.
Sebelumnya,
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang akan mengikuti
pemilihan kepala daerah tahun depan, meminta maaf kepada umat Islam soal
perkataannya yang menyebut Al Quran Surat Al Maidah ayat 51 di hadapan warga
Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu pada 27 September 2016.
Ahok mengakui
ucapannya menimbulkan kegaduhan dan menyinggung perasaan umat Islam. "Yang
pasti, saya sampaikan kepada umat Islam atau orang yang tersinggung, saya mohon
maaf," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (10/10).
Ahok
menegaskan, dia tidak bermaksud menyinggung perasaan umat Islam apalagi sampai
menistakan agama. "Tidak ada maksud saya melecehkan Al Quran. Kalian bisa
lihat suasananya seperti apa. Orang Pulau Seribu pun tidak ada satu pun yang
tersinggung, kami tertawa-tawa kok. Niatnya waktu itu hanya ingin menunjukkan,
sebetulnya saya enggak mau orang yang punya tafsiran seperti itu bingung,"
katanya.
Memanas….!! Ketua MUI Tuntut Ahok Untuk Perjelas Permintaan Maafnya
Memanas….!! Ketua MUI Tuntut Ahok Untuk Perjelas Permintaan Maafnya
Posting Komentar