0

Skakmat! Dicibir Netizen Gara-gara Tampilkan Permohonan Maaf Ahok, Begini Jawaban 'Maut' Kombes Awi Setiyono

 

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-fareast-language:EN-US;}

Keikutsertaan
Traffic Management Center Kepolisian RI Daerah Metro Jakarta Raya (TMC Polda
Metro Jaya) dalam menyebarkan berita tentang permintaan maaf Basuki Tjahaja
Purnama (Ahok) kepada umat Islam panen kritik.


Sejumlah
kalangan menilai instansi tersebut tidak profesional dalam menjalankan tugasnya
yang harus menindak lanjuti laporan kasus penistaan agama tersebut.

Namun, Kabid Humas Polda
Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono membantah tudingan itu. "Ndak masalah. TMC
itu fungsinya kan juga untuk memberitakan semua kegiatan kamtibmas (keamanan
dan ketertiban masyarakat)," kata Awi  Senin (10/10).


Awi
berpendapat, penyebaran berita permintaan maaf Ahok oleh TMC Polda Metro Jaya
masih berada dalam koridor yang semestinya. Pasalnya, saat ini tengah berembus
kabar bahwa akan terjadi aksi unjuk rasa besar-besaran di Ibu Kota menyusul
kasus dugaan penistaan agama yang dialamatkan kepada sang pejawat.


Jika aksi
demonstrasi itu sampai terjadi, aktivitas lalu lintas di Ibu Kota dipastikan
bakal terdampak. Dengan adanya penyebaran berita tersebut oleh TMC, warga yang
ingin menggelar unjuk rasa diharapkan bisa menahan diri karena sudah ada
statemen permintaan Maaf dari Ahok.

"Permasalahannya kan, saat
ini ada informasi yang menyebar secara viral bahwa akan terjadi demonstrasi
besar-besaran (terhadap Ahok). Kami ingin melakukan antisipasi sebelumnya
dengan menyampaikan kepada mereka (para pendemo) bahwa ini lho (Ahok sudah
minta maaf) yang terjadi," kata Awi.


Menurut
dia, TMC Polda Metro Jaya tidak melulu menyampaikan informasi tentang kondisi
lalu lintas di Jakarta dan sekitarnya. Tetapi juga berfungsi memberikan
pelayanan publik terkait dengan berita-berita yang ada di Polda Metro Jaya. 



Awi pun membantah tudingan yang menyebut Polda Metro Jaya
ikut berpolitik dengan memosisikan diri sebagai juru bicara Ahok dalam kasus
ini. "Saya pikir, (permintaan maaf Ahok) itu kan sudah jadi rahasia publik.
Bukan berarti kami ikut berpolitik. Kecuali jika tidak ada satu pun media yang
menyiarkannya, lalu kami sendiri yang menyiarkan, itu baru jadi masalah,"
katanya.



Sebelumnya, Ahok meminta maaf kepada seluruh umat Islam di
Indonesia atas pernyataan bernuansa SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan)
yang diucapkannya, beberapa waktu lalu. Permintaan maaf tersebut disampaikan
Ahok melalui sejumlah media massa di Ibu Kota, Senin (10/10).


Sejumlah
pengguna dunia maya (netizen) pun membagikan informasi tentang permintaan maaf
sang gubernur itu lewat media sosial. Termasuk di antaranya akun Twitter
@TMCPoldaMetro, milik TMC Polda Metro Jaya.


Sekretaris
PP Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman meminta agar aparat Polda Metro Jaya
bersikap profesional dalam menjalankan tugasnya. Menurut dia, TMC Polda Metro
Jaya harusnya menjalankan fungsinya sebagai pusat informasi lalu lintas di
wilayah Ibu Kota, bukan sebagai jubir (juru bicara) Ahok.


"Saya
heran, kenapa justru akun TMC Polda Metro Jaya yang menampilkan permohonan maaf
Ahok. Sementara laporan kami belum diproses. Polri ini penegak hukum atau
jubirnya Ahok? Polri mesti profesional, adil, dan objektif. Kami minta Ahok
segera diperiksa sebagai terlapor dalam aduan yang kami sampaikan, beberapa
waktu lalu," kata Pedri.

 


Skakmat! Dicibir Netizen Gara-gara Tampilkan Permohonan Maaf Ahok, Begini Jawaban 'Maut' Kombes Awi Setiyono
Skakmat! Dicibir Netizen Gara-gara Tampilkan Permohonan Maaf Ahok, Begini Jawaban 'Maut' Kombes Awi Setiyono

Posting Komentar

 
Top